Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Mundur Dari Karir Bergaji Tinggi Untuk Menjadi Tukang Bersih-bersih
7 Months, 2 Weeks ago

Mundur Dari Karir Bergaji Tinggi Untuk Menjadi Tukang Bersih-bersih

Yang wanita tadinya bekerja sebagai programmer IT, dan yang pria bekerja sebagai manajer cabang perusahaan alat rumah tangga. Tujuh bulan yang lalu, mereka berdua berhenti dari pekerjaannya dan sekarang bekerja sebagai pembersih. Apa yang membuat mereka mengubah karir bergaji tinggi itu?

Mereka adalah Raqib dan Linda, pasangan asal Malaysia yang sekarang bekerja di perusahaan bernama Maideasy. Jadi, mengapa mereka melakukannya?



karir

″Aku ingin dapat mengontrol persis berapa banyak yang aku peroleh, dan memiliki fleksibilitas untuk mengatur waktuku sendiri. Dengan Maideasy, aku bisa melihat pekerjaan apa yang tersedia untuk minggu ini dan berikutnya, dan hanya memilih sebanyak yang aku bisa menangani, pada waktu yang aku sukai,″ jelas Raqib.

Pekerjaan sebelumnya sebagai manajer cabang telah membuatnya kelelahan, karena ia sering pergi pagi dan pulang larut malam.



Di pekerjaannya sekarang, Raqib dan Linda dapat mengerjakan rata-rata tiga rumah dalam satu hari, dengan masing-masing rumah mengambil 4 jam. Pengalaman mereka yang luas juga telah mengajari mereka untuk memperhitungkan sejumlah faktor seperti waktu dan jarak tempuh di antara setiap pekerjaan, sebelum merencanakan jadwal kerja mereka selama seminggu.

Dulu mereka mengaku sering berprasangka buruk terhadap profesi pembantu dan pembersih. Kini persepsi mereka telah berubah sepenuhnya oleh pekerjaan mereka. Selain itu, mereka terkejut dengan betapa hormatnya klien mereka secara umum, dan jumlah pengalaman positif yang mereka miliki.

Tantangan lain terhadap profesi pembersih adalah sikap masyarakat terhadap pekerja di bidang ini.



″Ada klien yang menganggap pembersih adalah pekerja berupah murah, dan tidak menganggapnya sebagai pekerjaan profesional. Untuk jumlah jam kerja yang sama, mereka mengharapkan sebuah rumah besar dibersihkan dengan kualitas layanan yang sama seperti sebuah apartemen kecil, dan itu tidak realistis,″ kata Linda.

Meskipun tantangan ini tidak dapat diatasi dalam satu hari, keduanya berharap bahwa suatu hari orang akan belajar untuk tidak meremehkan pekerjaan pembersih, terutama karena beberapa dari mereka bahkan memiliki gelar universitas.

Bagi mereka yang ingin mengejar jalan yang sama dengan mereka, Raqib menyarankan, ″Kenali kekuatan Anda sendiri, dan pertahankan pandangan positif. Pahami sepenuhnya tentang apa yang Anda peroleh sendiri, karena ini melibatkan jasmani dan rohani. Anda perlu menjadi kuat secara jasmani dan mental untuk menangani pekerjaan tersebut.″