Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Aturan Unik, Bergosip Bisa Didenda dan Dihukum Memungut Sampah
7 Months, 2 Days ago

Aturan Unik, Bergosip Bisa Didenda dan Dihukum Memungut Sampah

Pihak berwenang di Binalonan, sebuah kota kecil Filipina sekitar 200 kilometer utara Manila, telah membuat aktivitas bergosip menjadi sebuah aktivitas ilegal di bawah undang-undang baru. Tujuannya adalah mencegah desas-desus menyebar di masyarakat.

binalonan



Menggosipkan seseorang di Binalonan dapat membuat pelakunya mendapatkan denda uang dan hukuman memungut sampah. Penggosip pertama atau si pembuat gosip berisiko terkena denda 200 peso (Rp5 ribu) dan mengumpulkan sampah selama tiga jam di jalan-jalan. Sementara para penggosip kedua, ketiga, dst atau yang menyebarkan harus membayar denda hingga 1000 peso (Rp286 ribu) dan delapan jam pelayanan masyarakat.

Undang-undang itu tidak begitu jelas tentang apa yang memenuhi syarat sebagai gosip. Walikota Binalonan, Ramon Guico, menjelaskan, menyebar gosip tentang hubungan penduduk atau situasi keuangan sebagai contoh pelanggaran yang dapat dihukum.



Undang-undang aneh ini sebenarnya telah diberlakukan di lingkungan Moreno Binalonan sejak 2017. Banyak warga di sana telah didenda 500 peso (Rp137 ribu) dan dipaksa mengumpulkan sampah sebagai hukuman karena bergosip di depan umum. Rupanya tidak ada seorang pun yang pernah dikenai sanksi kedua karena tidak seorang pun ingin dilihat sebagai biang gosip.

″Melarang gosip adalah cara kami meningkatkan kualitas hidup di kota kami,” kata Walikota.



Walikota mengatakan kepada media setempat bahwa undang-undang baru itu tidak melanggar kebebasan berbicara. Ia bersikeras bahwa undang-undang itu bertujuan untuk melindungi anggota masyarakat dari fitnah.

“Tata cara ini untuk mengingatkan orang bahwa segala sesuatu yang kita katakan adalah tanggung jawab kita sebagai individu dan sebagai penduduk. Kami ingin menunjukkan kepada kota-kota lain bahwa Binalonan memiliki orang-orang baik, ini adalah tempat yang baik dan aman untuk tinggal,” kata Guico.