Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Kisah Balita Selamat dari Timpahan Truk
3 Months, 1 Week ago

Kisah Balita Selamat dari Timpahan Truk

Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada Kamis (1/8/2019) pagi, pukul 05.20 WIB.

Dalam insiden tersebut, truk jenis Hino bermuatan tanah dengan nomor polisi B 9922 TYY terguling dan menimpa mobil minibus Daihatsu Sigra dengan nomor polisi B 1932 COE. Akibatnya, empat orang yang ada di dalam mobil Sigra meninggal dunia dan satu orang bayi selamat.

Dirangkum Sindonews, korban bernama Fatmawati (40) mendekap kuat putrinya Aisyah yang berusia 1 tahun. Dengan sekuat tenaga, ia menahan timpahan badan truk yang jatuh menghantam atap mobil yang ditumpanginya.

Dengan tenaga yang tersisa, mendorong putrinya keluar melalui celah jendela yang ringsek agar anaknya bisa selamat.



“Selamatkan Aisyah,” katanya lirih.

Dengan susah payah, warga pun mengangkat Aisyah yang terjepit di dalam mobil lewat jendela mobil yang pecah.

Fatmawati pun tidak lagi bicara. Napasnya langsung terhenti. Aisyah sudah selamat, meski akhirnya menjadi anak yatim.

korban kecelakaan truk

Kisah perjuangan Fatmawati diakhir hidup ini diceritakan oleh Ade, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian. Menurutnya, kondisi Fatmawati sebenarnya parah. Namun ia berhasil selamatkan putrinya itu.



“Keadaan tubuhnya penuh luka, karena dia terjepit atap mobil yang tertimpa truk bermuatan tanah,” kata Ade.

Ade yang ikut membantu proses evakuasi Fatmawati menambahkan, wanita tangguh itu masih bisa bernapas saat warga berusaha menyingkirkan tumpukan tanah yang sempat mengubur minibus tersebut.

Baru setelah tanah berhasil disingkirkan sedikit demi sedikit, badannya mulai bisa digerakkan. Proses evakuasi itu memang cukup lama, karena dengan alat seadanya.

“Warga menggali hanya dengan cangkul dan sekop. Tetapi yang membuat warga sulit mengeluarkannya, kondisi mobil yang ringsek parah. Sehingga, badan korban jadi terjepit. Tetapi dia masih bicara,” paparnya.

korban kecelakaan truk



Sementara itu Angger, saksi mata lainnya mengatakan, sebelum berhasil dievakuasi, gadis Aisyah sempat terkurung di dalam mobil selama satu jam.

“Nangis kejer. Sekitar satu jam-an lah. Sempat nangis di dalam urukan tanah. Kagak, kan didekapan si cewe (Fatmawati) itu. Jadi gadis (Aisyah) itu duduk dipangku (Fatmawati). Sepertinya itu memang ibunya, pakai jilbab,” terangnya.

Saat balita itu telah dievakuasi, tangisnya bertambah pecah. Apalagi, kata dia, anak itu melihat dengan mata kepanya sendiri dan ikut menjadi korban kecelakaan yang menewaskan ibunya.

“Saya suka sedih kalau melihat anak itu. Hati seperti tersayat. Dia melihat dengan mata kepalanya sendiri dan merasakan, bagaimana terjepit dan ibunya melepaskan dia untuk hidup,” tukasnya.

Korban lainnya dalam kecelakaan tragis ini adalah sang sopir Grab, Edi (45), serta Wandi (22) dan Nanda (24) yang merupakan kerabat dari Fatmawati.