Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Siswi SMA Beli Motor Pakai Uang Logam Sekarung
3 Months, 21 Hours ago

Siswi SMA Beli Motor Pakai Uang Logam Sekarung

Uang sebanyak Rp 20 Jutaan berhasil dikumpulkan oleh seorang siswi dalam bentuk pecahan logam seribuan. Uang itu kemudian digunakan untuk membeli motor baru.

Dilansir detikoto, petugas diler motor di Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dibuat kerepotan menghitung uang-uang pecahan seribu logam dalam sekarung beras dengan bobot mencapai 80 kg.

“Iya kemarin ada anak SMA membeli motor baru seharga dua puluh jutaan dengan uang logam ini. Katanya hasil tabungan selama lima tahun,” kata Iria Irianti, selaku Sales Counter Motor.

Iria mengaku sudah dua hari penghitungan uang senilai Rp20 jutaan belum selesai dihitung.



“Kita hitung ulang. Setiap bungkus plastik sih sudah ada label seratus ribu. Kita masih hitung ulang,” jelasnya.

motor receh

Menurutnya uang logam tersebut dibungkus dengan tiga karung yang kemudian dibungkus dengan satu karung besar.

“Uang diantar oleh ayahnya ke sini dan membeli motor yang diinginkannya. Butuh tiga orang dewasa untuk mengangkatnya,” tambah Iria.

Meski belum kelar dihitung, namun motor idaman dari Aviani Tri Yulianti, siswi kelas XII IPS 1 SMA N Bojong ini telah diserahkan. Diketahui uang logam sebanyak itu adalah hasil menabung selama lima tahun.



“Saya kumpulkan dari sisa uang saku sekolah sejak saya masih kelas 7 SMP,” katanya.

receh motor

Rupanya memiliki motor sudah menjadi cita-citanya sejak SMP, yakni saat dirinya mempunyai KTP akan membeli motor atas nama sendiri.

“Bukan dibelikan orangtua. Tapi membeli sendiri kalau sudah punya KTP dengan cara mengumpulkan uang koin sedikit demi sedikit,” jelasnya.

Pada bulan Juli yang merupakan hari ulang tahunnya yang ke 17 tersebut, dirinya mulai membuat KTP. Setelah itu mulai menghitung hasil tabungannya untuk membeli motor.



“Kalau SIM sudah punya dulu pernah buat di sekolah. Saya juga tahu kalau mau mengendarai motor harus punya SIM dulu,” kata Aviani.

Aviani memang dikenal anak yang gemar menabung. Bukan hanya motor, bahkan handphone dan keperluan lainnya pun ia beli dari menyisihkan uang saku. Setiap hari dirinya diberi uang saku sebesar Rp 15 ribu.

“Uang saku lima belas ribu. Ke sekolah saya bawa bekal. Jadi kadang uang utuh atau sisa sepuluh ribu saya masukan ke celengan (tempat penyimpanan uang dari plastik),” imbuhnya.

Saking banyaknya tempat penyimpanan uang di kamarnya, dirinya tidak ingat berapa jumlahnya.

“Banyak tempatnya. Tapi akhirnya saya bungkus plastik setiap seratus ribu dan saya masukan ke karung beras,” kata Aviani.