Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Sedih, Calon Suami Meninggal Sehari Jelang Akad Nikah
2 Months, 3 Weeks ago

Sedih, Calon Suami Meninggal Sehari Jelang Akad Nikah

Kisah sedih dialami seorang gadis bernama Diar Kusuma Dewi. Sehari menjelang akad pernikahan, sang kekasih meninggal kecelakaan tertabrak kereta api.

Dirangkum Tribunnews, Diar masih ingat betul komunikasi yang terjalin dengan sang kekasih, Lettu TNI Angga Pradipta. Ia tak pernah menyangka bahwa sehari menjelang pernikahan malah kabar duka yang didapat.

“Akad nikah semestinya digelar hari Sabtu (24/8). Waktu di bandara kita masih sempat video call dan bercanda 'cie penganten baru' begitu dianya ke saya,” ucap Diar.

“Waktu perjalanan di kereta kita juga masih sempat video call juga,” imbuhnya.



Namun, selepas pukul 00.00 WIB ternyata menjadi komunikasi terakhir mereka, karena chatting dari Diar sudah tidak dibalas lagi.

diar dan angga

Diar bercerita jika almarhum Angga saat itu sudah sampai di Stasiun Kroya dan dijemput oleh ayahnya, Wasto Haryo Susanto menggunakan kendaraan Toyota Avanza R 9503 K.

Sekira pukul 01.30 WIB keduanya pergi meninggalkan Stasiun Kroya untuk pulang ke rumah di Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.

Namun, dari informasi yang didapat, ayah dari Angga saat itu dalam kondisi kelelahan. Mengingat sebelumnya sang ayah sempat mengirim surat undangan untuk keluarga yang berada di daerah Majenang.



“Bapaknya kebetulan habis mengantar undangan dari Majenang, karena Sabtu kita akan akad jadi dia memberitahu saudaranya untuk datang,” katanya.

Diar mengetahui kabar duka tersebut dari adik korban yang memberitahukan jika Angga dalam kondisi kritis.

“Saya kira waktu itu bercanda, karena sore hingga malam kita masih bercanda dan video call,” ucap Diar.

Mendengar kabar itu, Diar akhirnya langsung ke ruang IGD RSUD Kabupaten Cilacap. Sesampainya di sana, Angga sudah di ruang jenazah.

“Saya sudah seperti orang tersambar petir, bayangkan saja besok mau akad, pacarannya kita sudah 7 tahun,” ungkap Diar berlinang air mata.



diar dan angga

Firasat akan kepergian sang kekasih sepertinya sudah dirasakan oleh Diar semenjak malam. Ia merasa ada sesuatu yang aneh dan tidak nyaman ketika Angga sampai di Stasiun Kroya.

“Selepas itu saya tidak bisa tidur sama sekali, saya mau akad nikah tetapi kenapa saya tidak senang. Semestinya hari ini saya mau akad, tetapi Jumatnya dia malah meninggal. Padahal dia sudah senang sekali dan sangat antusias pulang karena akan nikah,” kenangnya.

Diketahui, mobil yang dikendarai Wasto dan Angga melaju di perlintasan rel kereta tanpa palang pintu. Saat bersamaan datang dari arah barat ke timur kereta api barang semen Holcim.

Kereta api itu langsung menabrak mobil yang dinaiki Angga. Akibatnya, Wasto mengalami luka berat, sedangkan Angga meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Cilacap.