Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Trik Agar Video Lebih Mudah Dicari di YouTube (Bag 1)
1 Month, 3 Weeks ago

Trik Agar Video Lebih Mudah Dicari di YouTube (Bag 1)

Menurut laporan State of Inbound 2018, 45% pemasaran berinvestasi lebih banyak di YouTube, lebih banyak daripada saluran pemasaran lain yang tersedia bagi mereka. Karena itulah YouTube menjadi salah satu sarana pemasaran yang efektif.

Tapi pemasaran itu tidak akan efektif jika si pemilik video tidak menerapkan langkah-langkah pengoptimalan hasil pencarian.

Apa saja langkah-langkah yang perlu Anda ambil untuk mengoptimalkan saluran YouTube Anda untuk pencarian? Berikut adalah langkah-langkahnya yang kami intisarikan dari hubspot.com.

1. Ganti nama file menggunakan kata kunci target
Sama seperti yang Anda lakukan ketika mengoptimalkan konten tertulis, Anda akan menggunakan alat SEO untuk mengidentifikasi kata kunci yang ingin Anda fokuskan untuk video Anda.



Dengan kata kunci yang diidentifikasi, yang pertama harus diperhatikan adalah file video Anda, bahkan sebelum Anda mengunggahnya ke YouTube.

Mengapa? YouTube sebenarnya tidak dapat "menonton" video Anda untuk melihat seberapa relevannya itu dengan kata kunci target Anda. Namun YouTube dapat membaca nama file video dan semua kode yang menyertainya saat diunggah.

Contohnya, jangan beri nama video Anda dengan movie01.mp4 atau video013.wmv. Jika kata kunci Anda adalah "tips merakit PC," misalnya, nama file videonya juga harus "tips merakit PC" diikuti dengan jenis format file video pilihan Anda. MOV, MP4, dan WMV adalah beberapa yang paling umum yang kompatibel dengan Youtube.

2. Masukkan kata kunci dalam judul video
Saat mencari video di YouTube, satu hal pertama yang menarik perhatian adalah judulnya. Itulah yang sering menentukan apakah pemirsa akan mengklik atau tidak untuk menonton video Anda.

Meskipun kata kunci memainkan peran besar dalam judul video, itu juga membantu jika judul tersebut cocok dengan apa yang dicari pemirsa. Video dengan kata kunci yang sama persis dengan judul memiliki sedikit keunggulan dibandingkan yang tidak.



Terakhir, pastikan untuk membuat judul yang cukup singkat. Manajer kampanye HubSpot, Alicia Collins, merekomendasikan untuk membatasi judul hingga 60 karakter untuk membantu menjaga agar tidak terpotong di halaman hasil pencarian.

3. Optimalkan deskripsi video
Menurut Google, batas karakter resmi untuk deskripsi video YouTube adalah 1.000 karakter. Tapi ingat, bahwa pemirsa Anda kemungkinan besar datang ke YouTube untuk menonton video, bukan untuk membaca esai.

Jika Anda memilih untuk menulis deskripsi yang lebih panjang, perlu diingat bahwa YouTube hanya menampilkan dua atau tiga baris teks pertama. Setelah itu, pemirsa harus mengklik "Show more" untuk melihat deskripsi lengkap. Karena itulah kami menyarankan untuk memuat deskripsi dengan informasi paling penting di awal.

show

Sedangkan untuk mengoptimalkan video itu sendiri, tidak ada salahnya menambahkan transkrip video, terutama bagi mereka yang harus menontonnya tanpa volume.



4. Tag video dengan kata kunci populer yang terkait dengan topik
Creator Academy menyarankan untuk menggunakan tag agar pemirsa tahu video Anda tentang apa. Ini tidak hanya memberi tahu pemirsa Anda, tapi juga memberi tahu YouTube sendiri. YouTube menggunakan tag untuk memahami konten dan konteks video Anda. Dengan begitu, YouTube mengetahui cara mengaitkan video Anda dengan video serupa, yang dapat memperluas jangkauan konten Anda.

Tapi pilih tag dengan bijak. Jangan gunakan tag yang tidak relevan karena Anda pikir itu akan membuat video Anda jadi lebih banyak dilihat. Pada kenyataannya, Google akan menghukum Anda untuk itu.

Awali dengan kata kunci yang paling penting, termasuk campuran kata-kata kunci yang umum dan lebih panjang.

tag

Langkah-langkah berikutnya akan kami lanjutkan di bagian kedua, besok.