Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Ibu yang Viral karena Kepala Diinjak Anaknya Meninggal Dunia
2 Months, 2 Weeks ago

Ibu yang Viral karena Kepala Diinjak Anaknya Meninggal Dunia

Seorang ibu yang videonya sempat viral beberapa waktu lalu di media sosial lantaran pernah ditendang oleh sang putra pada bagian kepala meninggal dunia pada Selasa (27/8). Hal ini diungkapkan oleh Humas Polrestabes Surabaya.

Dilansir Suara.com, kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh Syukur, putra pertama dari ibu bernama Djaiti itu.

“Innalillahi wainna ilahi rojiun, telah meninggal dunia, Ibu Djaiti. Ibu yang videonya viral karena ditendang kepalanya oleh putranya sendiri,” demikian informasi yang disampaikan Humas Polrestabes Surabaya melalui akun Facebook.

Diketahui Djaiti meninggal akibat sakit komplikasi yang dideritanya. Meninggalnya ibu ini juga dibenarkan oleh Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy S A.



“Saya telepon mas Syukur, anak no 1, benar bahwa ibunya meninggal dunia di RSUD Soewandi hari (Selasa) ini sekitar jam 14.00 Wib karena sakit komplikasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, jenazah telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Ngagel, Surabaya. Usai pemakaman, tambahnya, pihak kepolisian melalui Bhabinkambtibmas Polsek Tegalsari, melakukan pendampingan terhadap anak yang sempat menjadi pelaku kekerasan seperti di video yang viral.

“Bhabin (Polsek) Tegalsari yang diberikan tugas pendampingan anak pelaku kekerasan, membantu menenangkan anak yang viral agar ikhlas dan mendoakan yg terbaik untuk almarhumah,” ungkapnya.

kepala ibu diinjak



Sebelumnya, aksi penganiayaan dilakukan seorang anak laki-laki terhadap ibunya terekam kamera dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video itu, terlihat potongan pembicaraan antara si ibu dan sang anak yang tengah tiduran.

“Aku iki lapo kok tutuki (aq kenapa kok dipukuli), iki (menunjuk kepalanya) sing ngetokno awakmu iki, ojok kok tutuki (ini yang mengeluarkan/melahirkan kamu, jangan dipukuli),” ujar si ibu.

Menimpali ucapan sang ibu, anak tersebut terlihat mengambil bantal kecil dari kepala sang ibu dan melemparkannya sembari berucap, “…(suara tidak terdengar jelas) mangkane menengo raimu iku, ojok nggacor ae (makanya diam saja wajahmu itu, jangan ngomong saja),” ujar sang anak.



Sang ibu kembali menimpali, dengan menyatakan mengapa kepalanya kok dipukuli. “Nyapo kok ndase wong tuwo kok dipukuli (kenapa kok kepala orangtua kok dipukuli), kuwalat koen ndase wong tuwo kok ditutuki (kualat kamu kepala orangtua kok dipukuli),” ujarnya sembari berteriak.

Ia pun menegaskan jika saat ini dirinya tengah sakit, tapi malah tambah disakiti. “Tak getno opo'o (tak teriakkan kenapa). Koen iku tambah ngloro aku, awakku iki loro koen tutuki, tak banterno malah (kamu itu malah menyakiti aku, badanku ini sakit kamu pukuli, tak teriakkan malah),” ujar si ibu.

Ucapan sang ibu ini rupanya malah membuat sang anak naik pitam. Sang anak yang semula tiduran langsung berdiri dan menendang kepala sang ibu sembari pergi keluar rumah.

Perlakuan ini pun langsung disambut ucapan astagfirullah haladzim oleh sang ibu.