Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Pengusaha Indonesia Beli Saham Klub Inggris
1 Month, 2 Weeks ago

Pengusaha Indonesia Beli Saham Klub Inggris

Pengusaha asal Indonesia dikabarkan membeli saham klub Inggris, yakni Tranmere Rovers. Lewat Perusahaan Santini Group, pengusaha asal Indonesia ini membeli saham klub Eropa tersebut.

Dilansir detiksport, Tranmere yang berkiprah di League One, dua tingkat di bawah Premier League, mengumumkan pembelian saham klub oleh Santini Group. Diketahui grup tersebut dimiliki oleh tiga bersaudara asal Indonesia, Wandi, Lukito, dan Paulus Wanandi.

Santini Group adalah induk usaha asal Indonesia yang memiliki jenis usaha di bidang peralatan otomotif, infrastruktur, sumber daya alam, pengembangan properti, dan jasa. Perusahaan ini dibentuk oleh Sofjan Wanandi pada tahun 1994.



Chairman Tranmere Rovers, Mark Palios, mengumumkan Santini Group akan memiliki saham minoritas di klub berjuluk Super Whites itu.

“Saya dengan senang hati mengumumkan jika klub sudah mencapai kesepakatan dengan investor dari luar, Santini Group. Dengan demikian, mereka akan memiliki saham minoritas di Tranmere Rovers,” ujar Mark Palios di situs resmi klub.

santini group saham bola



Pendanaan awal dari Santini Group akan digunakan untuk beberapa proyek, seperti penguatan sinyal Wi-fi di stadion, serta pengembangan kawasan akademi klub.

Bukn itu saja, Santini Group juga akan membantu Tranmere mengembangkan sayapnya di pasar internasional, termasuk di Asia.

Soal urusan bisnis global tersebut, Tranmere telah menunjuk salah satu pengusaha yang merupakan rekanan Wandi bernama Simon Nainggolan. Simon disebut jadi otak di balik terjalinnya kerjasama antara Tranmere dan Santini Group.



“Kami juga ingin berterima kasih kepada Simon Nainggolan yang sudah mengenalkan kami semua. Simon akan sering berada di Prenton Park karena dia akan jadi penghubung klub dengan jaringan bisnis internasional,” papar Palios.

Sekadar informasi, Tranmere Rovers merupakan klub sepakbola yang berbasis di Merseyside. Kini klub sepakbola yang sudah berdiri sejak tahun 1884 itu bermain di divisi League One atau kasta ketiga kompetisi liga di Inggris.

Sebelum Wanandi bersaudara, Erick Thohir sudah lebih dulu memiliki saham di klub League One Oxford United.