Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Menderita Migrain Selama 20 Tahun Gara-gara Makaroni Keju
1 Month, 1 Week ago

Menderita Migrain Selama 20 Tahun Gara-gara Makaroni Keju

Setelah 20 tahun menderita sakit migrain, wanita ini akhirnya menemukan penyebabnya. Ternyata ada hubungannya dengan makanan yang dilahapnya.

Dilansir detikfood dari Metro, migrain adalah rasa sakit kepala yang terasa berdenyut di satu sisi saja. Gejala lain yang ditimbul, seperti muntah, mual, dan sensitif terhadap cahaya atau suara.

Gangguan ini dirasakan oleh wanita bernama Leia Harrison asal Leicester, Inggris. Ia mengaku menderita migrain kronis selama hampir 20 tahun lamanya. Penyakit ini sampai membuat kondisi matanya menjadi buruk, bahkan nyaris buta.



Kondisi ini berawal saat dirinya mengemudi. Tiba-tiba saja penyakit migrain menyerangnya hingga tak bisa melihat dengan jelas. Akibatnya ia nyaris menabrak mobil orang lain.

Saking kronisnya, Leia menganggap sakit migrain yang diidapnya disebabkan tumor otak.

Beragam cara sudah dilewati Leila untuk menyembuhkan sakitnya. Obat-obatan dalam dosis tinggi sudah diminumnya, namun sakit ini tak kunjung sembuh.

migrain mac and cheese



Hingga pada akhirnya ia menemukan penyembuh dari sakitnya, yakni dengan berhenti mengonsumsi Mac and Cheese.

Mac and cheese atau makaroni keju merupakan hidangan yang populer di Amerika Serikat. Makaroni dan keju dimasak dengan cara dipanggang dengan campuran susu. Diketahui wanita berusia 31 tahun ini gemar sekali mengonsumsi Mac and Cheese.

Leia melakukan tes intoleransi makanan di Yorktest Laboratories melalui analisis sampel darah. Intoleransi makanan merupakan kondisi dimana tubuh menolak mencerna zat tertentu dari makanan atau minuman.



Dari test itu, didapat bahwa Leia memiliki intoleransi makanan terhadap makanan dan minuman yang mengandung olahan susu, telur, ragi dan gandum. Ia pun langsung menghentikan kebiasaan makan Mac and Cheese.

Setelah menahan diri, kini Leia mengaku tak pernah lagi merasakan migrain. Bahkan hidupnya jadi lebih baik.

“Saya menyukai keju Mac and Cheese, roti panggang keju, keju dan pasta, tetapi makanan tersebut tidak menyukai saya. Setelah saya berhenti mengonsumsi makanan itu, saya merasa lebih produktif lagi di tempat kerja,” ujar Leai.

Menurut NHS, migrain dapat disebabkan karena stres, depresi, kelelahan, dehidrasi, perubahan iklim atau suhu yang dingin. Tak hanya itu, intoleransi makanan juga bisa menjadi penyebabnya.