Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Dibutakan Cinta, Murid Tega Menusuk Gurunya
7 Months, 2 Weeks ago

Dibutakan Cinta, Murid Tega Menusuk Gurunya

Seorang pelajar SMK di Kulon Progo, Yogyakarta, tega membacok gurunya Wening Pamuji Asih (35), warga Dusun Sambeng, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul. Korban pun mengalami luka di bagian dada tembus ke ulu hati.

Insiden ini terjadi pada Rabu (20/11/2019) malam di rumah korban. Diduga murid berinisial CB (16) ini jatuh cinta kepada gurunya itu.

Kapolsek Srandakan, Kompol Muryanto, menyampaikan, peristiwa itu diketahui dari jeritan minta tolong dari dalam kamar korban Rabu pukul 20.30 WIB. Mertua korban kemudian memberi tahu anaknya atau suami korban bernama Nukman Rifai untuk mengecek.

Saat masuk ke kamar, Wening sudah bersimbah darah dengan luka di bagian ulu hati, memar di wajah dan lemas. Lukanya lebar 3 sentimeter panjang 7 sentimeter.



Oleh keluarga, Wening langsung dilarikan ke RS UII Kecamatan Srandakan. Namun, karena lukanya serius, korban dirujuk ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta.

Pelaku diduga sudah menyiapkan pisau dari rumah yang digunakan untuk menusuk korban. CB datang ke rumah korban dengan mengendarai sepeda motor.

Sampai di rumah korban, tersangka masuk melalui pintu belakang dan langsung menyerang korban.

“Pelaku masuk melalui pintu belakang, dan masuk ke kamar korban,” kata Muryanto.



“Saat diserang, korban dalam posisi tidur,” tambah Muryanto.

Pelaku meninggalkan pisau dapur dan gawai miliknya. Saat keluarga menolong, pelaku berinisial CB sempat ikut masuk dan menanyakan kejadian itu.

Saat korban mau dibawa ke rumah sakit, pelaku datang di depan rumah korban sambil bertanya, “Enten nopo pak (ada apa pak)”

Dengan barang bukti yang tertinggal itu, polisi mengamankan CB di rumahnya tanpa perlawanan di Kecamatan Lendah, Kulon Progo.



Dalam interogasi awal, pelajar kelas II SMK di Kulon Progo ini mengakui perbuatannya. Pelaku mengaku cinta dengan gurunya itu.

Hingga kini, petugas Polsek Srandakan bersama Unit PPA Polres Bantul masih mendalami terkait penyebab pasti pelaku nekat melukai korban yang merupakan gurunya sendiri.

“Saat kami tanya lha ngapain kamu menusuk? Saya itu cinta pak, saya sayang, saya senang pak,” kata dia menirukan pengakuan pelaku.

Atas perbuatan kejahatan ini, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP.

“Peradilan anak kan ada juga. Segala sesuatu negara kita kan negara hukum. Tetap diproses hukum yang berlaku,” kata dia.