Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Sekolah Ukur Tingkat Kenyaringan Nyanyian Siswa Saat Upacara
1 Month, 4 Days ago

Sekolah Ukur Tingkat Kenyaringan Nyanyian Siswa Saat Upacara

Menyanyikan lagu kebangsaan sekeras mungkin di depan tiang bendera setiap pagi tampaknya merupakan masalah besar di sekolah-sekolah Thailand.



Sekolah Thammasat Khlongluang Wittayakom, di Pathum Thani, Thailand, mendapat ide cemerlang untuk melacak kenyaringan suara siswa menggunakan aplikasi mobile yang mengukur tingkat desibel. Desibel adalah satuan untuk mengukur intensitas suara. Satu desibel ekuivalen dengan sepersepuluh Bel.

Jika nyanyian mereka ada di angka lebih dari 85 desibel, mereka akan diizinkan untuk masuk ke ruang kelas. Namun, jika nyanyian mereka hanya antara 80 - 84 desibel, mereka harus menyanyikan lagu itu lagi dua kali sebagai hukuman. Jika kenyaringannya di bawah 80 desibel, mereka harus menyanyikan lagu itu tiga kali lagi.



Langkah itu seharusnya menanamkan disiplin pada siswa, tetapi nyatanya hanya memicu kemarahan pada semua orang. Akhirnya pihak sekolah terpaksa berhenti menggunakan desibel meter itu setelah mendapat reaksi dari netizen lokal.



Pihak sekolah baru menggunakan aplikasi itu sebanyak dua kali, sebelum berita tentang tindakan kontroversial itu mulai menyebar secara online dan umpan balik negatif mulai mengalir.

Saluran berita Thailand, One31, melaporkan bahwa pejabat sekolah menggunakan aplikasi bernama Decibel X. Yang menarik, menurut Pusat Pengendalian Penyakit AS, suara apa pun yang levelnya berada di atas 85 desibel dianggap berbahaya bagi pendengaran manusia. Penyedot debu rata-rata diberi nilai sekitar 75 desibel.
decibel